Minggu, 20 Juli 2014

Tidak Lulus SBMPTN 2014, Bukan Berarti "Kiamat" !

Hasil SBMPTN 2014 Diumumkan Rabu, 16 Juli 2014 mulai pukul 17.00 WIB. Pengumuman bisa di lihat di
Bagi anda yang tidak lulus saya katakan kepada anda bahwa "Tidak Lulus SBMPTN 2014, Bukan Berarti "Kiamat" !
"
Ingat masih banyak jalan untuk mengenyam pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Anda bisa menunggu hingga tahun depan, dan mulai sekarang persiapkan diri lebih matang.

Jika anda tidak sabar menunggu hingga tahun depan, maka masih ada harapan anda bisa mendaftar kejenjang Diploma 3 atau Diploma 4, karena masih banyak kesempatan untuk mengikuti ujian di perguruan tinggi negeri melalui program D3 dan D4 (termasuk perguruan tinggi politeknik negeri).

Bagi anda yang tidak lulus Lulus SBMPTN 2014, namun anda ingin kuliah S1 maka ada dua pilihan masuk ke jenjang D3 / politeknik terlebih dahulu setelah lulus baru lanjut jenjang ke D4 atau S1, atau langsung kuliah saja S1 di perguruan tinggi swasta. Saat ini banyak sekali perguruan tinggi swasta yang bonafit/terpercaya yang sudah diakui kualitasnya oleh pemerintah. Apalagi saat ini sudah ada akreditas program studi, sehingga anda dapat dengan mudah untuk mencari tempat kuliah yang berkualitas. Akreditasi B dan A saya kira adalah sudah bagus (artinya kualitasnya sudah diakui). Apalagi jika sudah banyak lulusan dari perguruan tinggi tersebut yang sukses maka anda bisa memilihnya.

Nah, nanti jika sudah lulus D4 atau S1 (swasta) anda bisa melanjutkan ke jenjang studi yang lebih tinggi (S2) di perguruan tinggi negeri, kini anda semakin mantab untuk bersaing di dunia kerja.

Artinya Tidak Lulus SBMPTN 2014, Bukan Berarti "Kiamat", karena masih banyak cara lain untuk sukses. Tidak sedikit saat ini yang dulunya tidak lulus UMPTN/SBMPTN namun ternyata karirnya bisa menanjak ke puncak. Ingatlah kesuksesan tidak hanya melalui SBMPTN, masih banyak jalan lain (banyak jalan menuju Roma).
BACA LENGKAP!

Informasi Pendaftaran Mahasiswa Lintas Jalur (LJ) Diploma 4 (D4) PENS 2014/2015



Informasi Lanjut Jenjang (LJ) PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)

Lanjut Jenjang (LJ) Diploma 4 (D4) dari tahun ke tahun selalu diminati oleb banyak orang. Pada tahun akademik 2014/2015 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya kembali membuka pendaftaran program pendidikan Lanjut Jenjang (Diploma 4) 2014 dengan sasaran alumni Diploma 3 (D3) PENS ataupun lulusan D3 perguruan tinggi lain baik swasta atau negeri untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan D4. Adapun program studi yang dibuka adalah sebagai berikut ini:
  1. Teknik Elektronika (Daya tampung 30 orang)
  2. Teknik Telekomunikasi (Daya tampung 30 orang)
  3. Teknik Elektro Industri (Daya tampung 30 orang)
  4. Teknik Informatika (Daya tampung 30 orang)

Untuk diketahui bahwa keempat program studi lanjut Jenjang D4 PENS tersebut telah ditetapkan jadwal perkuliahannya adalah sebagai berikut:
Jadwal Perkuliahan : Senin - Jum'at Pk. 16.00 - 21.00

Persyaratan

Agar anda dapat melanjutkan ke LJ D4 PENS maka syarat-syarat berikut wajib anda penuhi:
  • Telah Lulus Program Diploma 3 (program studi sejenis) dari Perguruan Tinggi Negeri dan Politeknik Negeri serta Perguruan Tinggi Swasta terakreditasi minimal B (dibuktikan dengan copy bukti SK Akreditasi Perguruan Tinggi)
  • Lulus ujian masuk Lanjut Jenjang D4 (Tes tulis dan wawancara)
Tes Tulis dengan Materi Ujian
  1. Matematika
  2. Bahasa Inggris
  3. Materi Jurusan:
    • Teknik Elektronika : Rangkaian Elektronika & Digital
    • Teknik Telekomunikasi : Dasar Sistem Komunikasi
    • Teknik Elektro Industri : Rangkaian Listrik & Elektronika Daya
    • Teknik Informatika : Algoritma – Pemrograman dan Dasar Sistem Komputer

Biaya Pendidikan
Biaya Pendikian LJ D4 PENS menurut saya relatif lebih murah jika dibandingkan dengan program studi di perguruan tinggi lainnya baik negeri maupun swasta. Berikut ini adalah beberapa rincian biaya pendidikan LJ dari D3 ke D4 PENS tahun akademik 2014/2015:

  1. Biaya Pendaftaran Rp. 200,000,-
Biaya Pendidikan :
  1. SPP (Per-semester) Rp. 3,500,000,-
  2. SPI Rp. 3,000,000,-
  3. Biaya lain-lain Rp. 549,000,-
Jadwal Penerimaan Mahasiswa:
Pendaftaran : 18 Agustus – 8 September 2014
Tes Tulis : Selasa 9 September 2014
Tes Wawancara: Kamis, 11 September 2014
Pengumuman Utama: Senin, 15 September 2014

Tata cara :
http://pmb.eepis-its.edu/files/juknisPMB.pdf
http://pmb.eepis-its.edu/views/LJ/7/35/Tata%20Cara%20Pendaftaran

Sumber/informai lebih lengkap silakan lihat di :
http://pmb.eepis-its.edu
BACA LENGKAP!

Senin, 01 Februari 2010

MA Pastikan Tak Pernah Larang Unas

Sudah lama blog ini tidak di update. Akhirnya saat ini aku update walaupun sekadar kliping berita mengenai pendidikan dari media harian Jawapos. Inginnya sih bisa sering update namun sayang kesulitan dalam membagi waktu. Oke langsung saja kliping berita pendidikan mengenai Unas berikut ini.

Mahkamah Agung (MA) memastikan bahwa pihaknya tak pernah melarang penyelenggaraan ujian nasional (unas). Amar putusan MA yang terbit pertengahan September tahun lalu hanya menyebutkan agar pemerintah melakukan langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas guru dan sarana prasarana sebelum melaksanakan unas.



"Artinya, bila pemerintah sudah melakukan perbaikan meski belum selesai, unas bisa dilaksanakan. Ukuran perbaikannya seperti apa, yang menentukan pemerintah. Yang penting, ada perubahan," jelas Ketua MA Harifin Tumpa setelah bertemu dengan Panitia Kerja (Panja) Unas Komisi X DPR dan Wakil Mendiknas Fasli Jalal kemarin (21/1).

Harifin menjelaskan, ada dua tuntutan yang dilayangkan penggugat. Pertama, gugatan primer yang meminta pemerintah membuat peraturan untuk menunda pelaksanaan unas. Kedua, tuntutan subsider yang meminta pemerintah memperbaiki kualitas guru, sarana prasarana, dan informasi. Selain itu, pemerintah diminta mengatasi persoalan psikologis para siswa yang tidak lulus unas pada 2006.

Gugatan pertama ditolak pengadilan negeri (PN) sehingga putusan yang dikabulkan adalah tuntutan subsider. Yakni, meminta kepada tergugat untuk memperbaiki kualitas guru, sarana prasarana, dan informasi sebelum menyelenggarakan unas. Putusan itulah yang akhirnya diperkuat pengadilan tinggi hingga MA.

"Dengan begitu, tidak ada larangan, pembatalan, maupun penundaan ujian tersebut," tuturnya. Harifin menegaskan, MA berupaya mengambil putusan yang terbaik untuk pemerintah maupun masyarakat. "Kalau kami dituduh cenderung ke pemerintah, kenapa gugatan itu tidak kami tolak saja semuanya," tanyanya. Karena itu, MA mengambil amar agar pemerintah memperbaiki mutu guru dan sarana prasarana.

Ketua Panja Komisi X DPR Rully Chairul Azwar mengatakan, MA telah memberi penegasan ihwal unas. Prinsipnya, lanjut Rully, tidak ada larangan pelaksanaan unas. Dengan demikian, secara hukum tidak ada persoalan dalam penyelenggaraan unas.
Dengan demikian sudah dipastikan Unas masih terus akan dilaksanakan sampai ada kebijakan lain yang merubahnya. Jadi yang terpenting adalah siswa harus tetap menyiapkan diri untuk mengikuti Unas (Ujian Nasional)
Sumber kliping berita di atas adalah Jawapos edisi 22 Januari 2010 (Saat ini (Juli 2014) artikel di website tersebut tidak dapat dilihat di web aslinya mungkin sudah dipindahkan atau dihapus).

BACA LENGKAP!

Follow by Email